About Love
C.I.N.T.A ? …. Cinta
itu sebuah kata yang mempunyai sejuta makna dan semua orang pasti
membutuhkannya. Bicara soal cinta memang membantu membangkitkan semangat hidup.
Jujur aja dehhh ya, kalau kamu di suruh ngomongin CINTA pasti nggak ada matinya.
Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga, hai begitulah kata para pujangga.
Hahaha nyanyi dahh tuhhh.
Lanjuuut ?
Sekarang, pada mau
tau apa ajah tanda-tanda cinta ?
Pertama, pasti
berdebar kalau disebut namanya meskipun sejelek apapun nama si dia. Ketika
disebut namanya langsung teringat wajahnya, cara bicaranya, rambutnya,
tangannya, bibirnya, matanya, wangi tubuhnya, dompetnya, eh salah salah, maapin
gua yak …..
Kedua, selalu
pengen ketemu alias kangen alias rindu, yaaaaa gitu dehh. Kalau lagi nungguin
si dia selama lima menit terasa sejam, sejam serasa sehari, sehari serasa
seminggu, seminggu serasa sebulan, sebulan serasa setahun, dan seterusnya san
seterusnya. Rasa yang selalu ingin disampingnya menjadi sesuatu yang sulit
untuk ditahan. Pura-puranya pinjam buku catatan, padahal mau melihat wajah dan
senyumannya. (huuuuuuhh …. Dasar).
Ketiga, selalu
ingin memberikan yang terbaik buat si dia. Ini yang paling mudah ditebak. Kalau
kamu lagi naksir berat uuuhhh mau ketemua ajah repotnya minta ampun. Yang
minjem bejulah, beli sepatu lah, yang pakai parfum lah, agar kelihatan Oke di
depan si dia. Apalagi kalau dia lagi ulang tahun mikirin kado ajah
berhari-hari. Yahh begitulahhh.
Keempat, rasa
selalu ingin memiliki. Jangankan uang 1M nyawa pun pasti akan dipersembahkan
buat si dia. CEMBURU ? jangan Tanya dehhh ! begitu melihat dia jalan bareng
sama cowok atau cewek lain, wah wah wah bisa semaleman gak tidur atau ingin
segera menginterogasinya. Kalau sudah begitu, berantem, diem dieman sampai
seminggu juga bisa.
Nah itulah lika-liku orang jatuh cinta….. ecieecieee.
Pengalaman jatuh
cinta.
Kisah cinta itu ternyata tidak selau indah dan menyanangkan.
Tidak sedikit orang yang bunuh diri, ya kalau bunuh diri sihh urusan dunia
berres kalau dia udah END alias mati,
kalau masih hidup mau ditaruh dimana nihhh muka. Hahaha.
Karena itu kamu harus hati-hati kalau sedang terserang virus
cinta. Banyak orang yang mengatakan cinta itu buta, tapi gak salah-salah amat
sihh. Nabi saw pernah bersabda, “Cintamu pada sesuatu membuat buta dan tuli”
(H.R TARMIDZI).
Buta mata, buta hati, buta pikiran, buta perasaan, dan
lain-lain. Contoh, ada orang yang sedang mabuk cinta, sampai-sampai semua milik
dan kebanggaannya dikorbankan, tidak peuli apa yang akan terjadi kelak. Ada
juga yang sampai meninggalkan rumah gara-gara cinta. Yang lebih sedih lagi
sampai agamanya digadaikan, asal mendapat cinta. Tetapi ternyata orang yang
dicintainya tidak sebaik yang dia bayangkan. Setelah mengorbankan semua
miliknya ternyata si dia selingkuh. Cinta tinggal cinta. Waduh sudah jatuh,
kejatuhan tangga, dan genteng pula.
Manajemen cinta.
Nah supaya kamu tidak terjebak dalam tipu daya cinta, agar
cinta sejati tetap menjadi naluri yang wajar, harus kita perhatikan hal-hal
sebagai berikut :
a.
Jaga hati.
Hati adalah cerminan dari seluruh tingkah laku kita setiap
harinya. Kalau kita bisa menjaga hati dengan baik, maka amal dan tingkah laku
kita juga baik. Dalam sebuah hadist nabi dikatakan bahwa ada segumpal darah did
a;am tubuh manusia yang apabila baik, maka baiklah seluruh tubuh, dan
sebaliknya. Dia adalah hati.
Kalian tau kan syair yang berbunyi :
Jagalah hati,
jangan kau nodai
Jagalah hati,
jangan kau kotori
Jagalah hati,
cayaha ilahi.
b.
Jaga pandangan.
Kalau dikatakan mata adalah salah satu anggota tubuh kita
yang menjadi pintu gerbang kemaksiatan, memang nggak salah. Orang naksir lawan
jenis bisa jadi setelah memandangnya.
Makanya islam begitu indah mengajarkan kita umatnya bahwa
menjaga pandangan merupakan hal yang penting.
c.
Jaga interaksi (pergaulan)
Pergaulan merupakan factor penting. Orang bisa jatuh cinta
secara membabi buta karena factor lingkungan yang memang mengkondisikan
demikian. Apalagi ada tren yang mengatakan bahwa kalau ada anak muda sekarang
gak punya pacar itu memalukan. Padahal dalam islam itu “pacaran no, nikah yes”
Okeee temen-temen pilih yang baik atau yang buruk, hanya itu
yang bisa saya sampaikan. Mau dilakuin atau enggak yah up to you ……
Terinspirasi dari buku di perpustakaan (karangan : Thobieb
Al Ahsyar)
0 comments:
Post a Comment