PEDE BEDA dengan NEKAT
Mau maju ke depan kelas belum apa-apa udah gemeteran, pucat.
Di suruh pidato “jangan aku dehh”.
Gimana siihh ? Gitu ajah cemen, gak berani, Ahh dasar anak
mami lu.
Kalau kamu seperti itu, itu artinya kamu kena virus Minder or Nggak Percaya Diri. Terkadang
kita menemui orang yang kurang Pede
bahkan Gak Pede sama sekali, orang
yang seperti itu biasanya sulit untuk maju, dan akan tertinggal oleh
teman-temannya yang Pedenya tingkat atas
alias Pede Abis.
Pede beda dengan Nekat.
Nekat itu berani tapi gak ada modal. Tapi kalau Pede itu berani menghadapi
sesuatu dan yakin dengan kemampuan yang dimilikinya.
So, untuk Pede,
bukan sekedar punya modal berani, tapi juga kecerdasan. Nggak Percaya ? coba
ajah lihat artis actingnya baik dengan artis yang Cuma bermodalkan nekat, artis
yang actingnya baik pasti lebih Pede dan akan lebih di kenal masyarakat.
Contohnya siapa ? cari ajah, ndiri…..
DARI MANA DATANGNYA PEDE ?
Para ahli mengatakan Pede datang dari diri sendiri. Jadi
kalau elu pada mau cari di toko obat manapun juga gak bakalan ada yang namanya
obat Pede. Lol
Apa ajah sihh yang mesti di latih ?
1.
Belajar jadi orang yang bisa diandelin.
Maksudnya kamu semua harus belajar berfikir
cepat, nggak ita-itu dan nggak plin-plan. Misalnya lulus SMA mau kemana yah ?
kesana apa ke situ ?, ke situ apa ke sana?, bingung kan, itu orang yang
plin-plan , orang yang plin-plan mana bisa diandelin. Jadi loe pada harus bisa
jadi orang yang cekatan. Okeee…..
2.
Gak suka bikin kaget.
Maksudnya kalau kamu punya rencana nggak
mendadak gitu, jadi sebelumnya harus di fikirin terlebih dahulu secara matang.
Nah dengan seperti itu dapat memperkecil resiko yang namanya kegagalan. Dengan
begitu loe pada bisa Pede.
3.
Empatik
Maksudnya kamu harus peduli dengan orang
lain gak egois. Dengan ini kamu harus selalu berbuat baik terhadap lingkungan
dan orang-orang di sekitarmu. Kalau kamu care sama lingkunganmu, dan orang lain
care sama kamu, di jamin dehh Pede kamu bakalan nambah. Artinya setiap kamu
melakukan sesuatu, orang dan lingkungan sekitarmu baik dan mendukung.
4.
Mengutamakan kepentingan bersama
Orang seperti ini biasanya selalu bertindak
dengan matang, bukan asal-asalan. Dan hal yang dipikirkannya adalah bagaimana
caranya agar tindakannya dapat di terima orang banyak. Sumpah deh orang yang
egois itu biasanya nyalinya kecil dan tidak peduli dengan kepentingan orang
lain … plus dia minderan.
So , mulailah tampil Pede dan yakin dengan
kemampuan yang loe punya.
Terinspirasi dari buku di perpustakaan
sekolah (karangan : Thobieb Al Ahsyar).
0 comments:
Post a Comment